kara tulis: Strategi keamanan STT HKBP
KARYA ILMIAH
STRATEGI EFEKTIF MENCEGAH TINDAK PENCURIAN
DI LINGKUNGAN KAMPUS
STT HKBP
I.
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Karya tulis ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan
terhadap masalah pencurian yang terjadi di lingkungan kampus, khususnya kampus
Sekolah Tinggi Theologia Huria Kristen Batak Protestan(STT HKBP) Pematang
Siantar. Tindak pencurian di kampus STT HKBP ini bisa dikatakan cukup sering
terjadi. Barang-barang berharga seperti laptop/notebook, handphone dan uang
menjadi sasaran bagi pencuri. Yang menjadi korbannya adalah mahasiswa,
sedangkan pelakunya masih sulit untuk diprediksi. Ada dua kemungkinan pelaku
yang dicurigai oleh pihak kampus, yaitu dari mahasiswa sendiri atau dari pihak
luar yang berhasil menyusup ke area kampus. Karena parah dan belum
terselesaikannya masalah ini, menyebabkan penulis terinspirasi untuk mengangkat
dan memberikan solusi terhadap permasalahan pencurian di area kampus.
Tujuan dari penulisan gagasan tertulis ini adalah agar pencurian
di lingkungan kampus dapat dicegah. Hal ini bisa berimbas pada keamanan dan
kenyamanan mahasiswa serta dosen dalam melakukan proses belajar mengajar, yaitu
dengan cara mengimplementasikan gagasan yang penulis tawarkan.
Berdasarkan hasil analisis yang yang ada, pelaku
pencurian dilakukan oleh orang-orang asing yang berhasil masuk ke dalam
lingkungan kampus, karena banyaknya orang-orang asing berkeliaran secara bebas
menyebabkan sulit untuk membedakan mana anggota dan mana yang bukan anggota
dari STT HKBP. Ketidakefektifan manajemen sistem keamanan yang diterapkan pun
dapat menjadi faktor penyebab terjadinya pencurian. Untuk mengatasi permasalahan
ini dibutukan sebuah penanganan yang tepat. Berdasarkan permasalahan di atas
penulis mencoba untuk memberikan sebuah solusi yang dapat mengontribusi masalah
di atas yaitu dengan menyediakan sebuah sistem keamanan yang dapat menciptakan
suasana aman dan nyaman di lingkungan STT HKBP P.SIANTAR. Sistem keamanan ini
dilakukan dengan cara melarang orang-orang yang tidak berkepentingan berada di
lingkungan kampus STT HKBP, serta membuat siapa yang masuk kelingkungan STT
HKBP P. Siantar Wajib lapor ke Security STT HKBP sebagai identitas pengenal bagi
anggota kampus STT HKBP P. Siantar. Dengan cara menyeleksi orang-orang yang
akan masuk ke dalam lingkungan STT HKBP dan hanya memberikan izin kepada
orang-orang yang berkepentingan saja untuk masuk, maka akan tercipta suasana yang
aman dan nyaman di lingkungan STT HKBP.
II.
ISI
Di era globalisasi yang berkembang sangat cepat sekarang ini, menjadikan
hubungan suatu warga negara dengan warga negara yang lain seolah-olah tanpa
batas. Globalisasi pun seakan mendorong manusia agar lebih giat lagi berusaha
untuk memenuhi kebutuhan hidup serta dapat bertahan dikehidupan yang serba
canggih sekarang ini. Tuntutan globalisasi yang
begitu memaksa dapat memotivasi manusia yang bijak agar lebih maju. Namun
hal ini berbeda dengan manusia yang menjadi patologi sosial, tanpa kita sadari
globalisasi dapat menyeleksi kehidupan sosial manusia, tentu saja manusia yang
bijak akan lolos dari seleksi ini. Akan tetapi tidak untuk manusia yang
berpikir pendek, karena sulitnya mendapatkan pekerjaan sementara kebutuhan
hidup sangat banyak dan mendesak menyebabkan mereka menghalalkan segala cara
untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal
inilah yang dapat memicu timbulnya tindak kriminal yang menjadi masalah sosial
di kota Pematang Siantar sekarang ini, seperti
penipuan, pembunuhan, pencurian, bahkan pelecehan seksual.
Dari sekian banyak permasalahan sosial yang ada di kota Pematang Siantar,
penulis akan mengangkat satu permasalahan, yaitu pencurian. Hal yang menjadi alasan mengapa masalah ini perlu
diperhatikan karena sampai saat ini masalah ini belum kunjung ditemukan
solusinya, sementara kejahatan ini sudah sangat sering terjadi bahkan sudah
begitu dekat dengan kehidupan penulis. Tidak hanya di pasar tradisional, di
rumah-rumah, di transportasi umum, bahkan kejahatan pun sudah hadir di
lingkungan sekolah, khususnya di lingkungan STT HKBP P.SIANTAR.
Pencurian di lingkungan STT HKBP P.SIANTAR sudah sangat sering terjadi,
dari mulai pencurian laptop, notebook, hp, dan banyak barang
berharga lainnya. Menurut pengakuan dari salah seorang UKM Keaman STT HKBP, ada dua kemungkinan pelakunya, yaitu mereka
adalah anggota STT HKBP P.SIANTAR itu sendiri, atau mungkin orang lain yang
berhasil menyelinap ke dalam lingkungan STT HKBP P.SIANTAR tersebut.
2.1.Tujuan
Karya tulis ini bertujuan untuk menjabarkan tindakan kriminal (pencurian)
yang sudah begitu dekat dengan kehidupan kita, khususnya pencurian di
lingkungan kampus STT HKBP. Solusi yang ditawarkan diharapkan dapat menyeselaikan
masalah pencurian yang sudah sering terjadi. Besar harapan penulis gagasan
tertulis ini dapat mengingatkan pihak terkait, mahasiswa/i, Dosen-doesn di STT
HKBP P. Siantar agar mau memperhatikan dan mengatasi permasalahan yang terjadi.
2.2.Manfaat
Hasil karya tulis ini ditujukan bagi setiap lembaga, khususnya STT HKBP P.SIANTAR
dan lembaga pendidikan yang memiliki masalah pencurian. Solusi yang berupa
sebuah sistem keamanan yang ditawarkan sangat efektif dan efisien untuk mengatasi
pencurian. Tidak hanya itu, elemen-elemen dan proses kerja sistem yang
disajikan dengan begitu rinci juga dapat mempermudah pembaca untuk
merealisasikannya. Solusi yang ditawarkan juga bisa dimanfaatkan oleh setiap
instansi dan organisasi yang mempunyai masalah pencurian.
2.3.GAGASAN
Tindak kejahatan seperti pencurian sudah sangat sering
terjadi bahkan sudah semakin dekat dengan kehidupan kita sekarang ini. Pencurian
yang dilakukan bukan hanya terjadi di kos-kosan dan di rumah-rumah saja, bahkan
tindak kriminal yang sangat merugikan orang ini sudah merambah hingga ke lingkungan
kampus STT HKBP yaitu diasrama STT HKBP. Sudah sekian banyak
mahasiswa/i yang mengeluh bahkan menangis karena kehilangan barang-barang
berharga mereka seperti; laptop,
notebook, dan handphond. Menurut pengakuan dari salah
seorang mahasiswa STT HKBP yang pernah menjadi
korban pencurian sebuah hp, pada hari itu dia meletakan handphonenya
di kamar asrama STT HKBP karena hendak kuliah
dia sengaja meninggalkan hpnya untuk dicarger, korban kuliah dikelas dari jam 14.00-15.40. Setelah
kelasnya usai, korban pulang keasrama. Ternyata handphone yang dicarger beberapa menit diasrama kampus STT HKBP P.Siantar sudah lenyap tanpa jejak. Hal yang
begitu penting untuk diketahui adalah pencuri begitu dekat dengan kehidupan kita.
Dan untuk menghentikan tindak kejahatan ini, kita tidak cukup hanya berdiam
diri serta memandangnya sebelah mata, sebab jika hal ini dibiarkan terus
berlanjut, cepat atau lambat kerugian besar akan segera terjadi. Jika tindak
kriminal ini dibiarkan begitu saja tanpa ada penanggulangan yang tepat, itu
artinya sama saja memelihara sebuah penyakit. Lantas apa yang sebaiknya kita
lakukan agar kejahatan ini tidak terus berkembang menjadi masalah yang amat
besar? Jawabanya yaitu diperlukan tindakan khusus yang lebih efektif dan efisien,
seperti membuat peraturan yang dapat menciptakan keamanan di lingkungan kampus,
serta membuat sebuah sistem keamanan yang terdiri dari beberapa elemen-elemen
sistem.
Banyaknya jumlah orang yang keluar masuk di suatu
STT HKBP P.SIANTAR menyebabkan para petugas keamanan sulit untuk mengenali
wajah anggota kampus satu-persatu. Hal inilah yang melatarbelakangi keberanian
orang luar untuk masuk dan menyelinap ke dalam lingkungan kampus serta
melakukan tindak kriminal seperti pencurian. Ketidakefektifan sistem keamanan
yg diterapkan juga dapat menjadi faktor penyebab terjadinya pencurian. Hal ini
dapat dilihat dari bebasnya orang asing yang berkeliaran di lingkungan kampus. Jika
memang pelaku pencurian itu adalah orang luar yang bukan termasuk anggota di STT
HKBP P.SIANTAR, maka permasalahan ini sangat mudah untuk diatasi.
2.4.Solusi yang pernah ditawarkan
Biasanya kebijakan dari suatu STT
HKBP P.SIANTAR hanya memberikan sebuah peringatan yang berupa peringatan dari bapak
asrama yang berisi tentang peraturann di asrama tantang siapa yang mencuri akan
di beri sanksi. Hal ini memang dapat mengingatkan orang-orang agar dapat lebih
berhati-hati serta waspada untuk menjaga barang-barang berharga yang mereka
miliki. Namun perlu kita ingat bahwa manusia adalah mahluk yang sering lupa dan
teledor. Solusi lain yang pernah ditawarkan adalah kamera
CCTV. Dengan adanya kamera CCTV kegiatan yang sedang terjadi dapat diketahui
dan rekam. Namun kamera CCTV juga memiliki kekurangan, yaitu tidak semua sisi
ruangan dapat terekam kamera CCTV. Atas
dasar ini lah, rasanya kurang efektif jika hanya menerapkan solusi semacam ini.
Selain itu biasanya suatu STT HKBP P.SIANTAR menyediakan manajemen keamanan
yang terdiri dari kepala keamanan beserta anggotanya yang biasanya dikenal
dengan sebutan security. Meskipun
pihak keamanan sudah dikerahkan sebaik mungkin, akan tetapi pencurian masih
kerap terjadi. Hal ini disebabkan karena sistem kerja keamanan yang diterapkan
kurang efektif. Di sisi lain sekarang ini pelaku pencurian lebih pintar bahkan
lebih lihai dalam hal membaca situasi dan kondisi. Untuk itu dibutuhkan
tindakan dan kebijakan yang cermat untuk menghentikan kejahatan ini.
2.5. Seberapa jauh kondisi kekinian
pencetus gagasan dapat diperbaiki melalui gagasan yang diajukan
Dengan solusi yang ditawarkan ini
mudah-mudahan dapat menanggulangi masalah pencurian di lingkungan kampus yang
disebabkan oleh pihak dari luar yang berhasil menyelinap masuk. Program aplikasi
yang dibuat dapat membantu pihak keamanan untuk mengenali seseorang apakah ia
anggota kampus/organisasi atukah bukan. Orang-orang yang tidak mempunyai
kepentingan untuk masuk sembarangan ke dalam lingkungan kampus akan dengan
cepat diketahui dan dilarang untuk masuk kampus. Setelah pihak keamanan mampu
membedakan antara anggota kampus dan bukan anggota kampus, maka akan tercipta
keamanan dan ketertiban.
2.6. Pihak-pihak yang
dipertimbangkan dapat membantu mengimplemintasikan gagasan dan uraian peran
atau kontribusi masing-masingnya
Agar gagasan dan ide ini dapat diimplementasikan,
penulis menghimbau kepada pihak-pihak yang terlibat agar mau memperhatikan dan
bekerjasama guna kelancaran dan keberhasilan program aplikasi ini. Pihak
pertama yang sangat dibutuhkan yaitu rektor. Atas persetujuan dari rektor
program ini akan dapat diteruskan ke departemen yang bergerak di bidang yang
bersangkutan besereta para anggotanya. Jika
pihak-pihak tersebut sudah memperhatikan masalah ini sekaligus mau menyelesaikannya
secara serius, permasalahan ini pasti akan cepat terselesaikan. Caranya adalah
dengan mengatur dan juga memperbaiki manajemen keamanan sekaligus strategi
kerja agar lebih efektif, serta mengimplementasikan gagasan yang penulis
tuangkan ini. Namun tidak cukup sampai di situ saja, pihak STT HKBP P.SIANTAR
juga harus membuat beberapa peraturan yang berfungsi menciptakan suasana tertib
di lingkungan kampus.
Pihak kedua yaitu,
departemen keamanan (security) dan
UKM Keamanan STT HKBP P.Siantar. Tentu saja pihak keamanan sangat diperlukan
dalam hal ini, karena merekalah yang akan terlibat langsung dalam proses kerja
sistem ini. Dengan mengetahui maksud dan tujuan dibuatnya sistem ini mereka
akan tahu kapan dan bagaimana seharusnya bertindak.
Yang tak kalah pentingnya
dibutuhkan adalah kehadiran pihak ketiga, yaitu seorang programmer yang akan membuat program aplikasi sidik jari ini. Untuk
membuat sebuah program applikasi absensi sidik jari dibutuhkan para programmer yang handal untuk merancang
dan menyetel cara kerja program applikasi sekaligus mendesainya. Namun alangkah
lebih baiknya jika seorang programmer
yang membuat program ini adalah mahasiswa/i yang ada di STT HKBP P.SIANTAR yang
bersangkutan, dalam hal ini mahaiswa/i STT HKBP. Kebijakan ini selain dapat
menghemat biaya, juga dapat memberikan keuntungan yang besar kepada pihak mahasiswa/i
dan juga pihak STT HKBP P.SIANTAR. Keuntungan yang diperoleh bagi mahasiswa/i
yaitu mereka dapat menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan selama kuliah secara
langsung denga memberikan sebuah karya yang sangat berguna untuk keamanan
banyak orang. Sementara di pihak STT HKBP P.SIANTAR selain menghemat biaya, akan
memperoleh kepuasan moral, dengan arti lain, mereka telah berhasil mentransfer
ilmu mereka ke pada mahasiswa/i.
III.
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1. Kesimpulan
Pencurian yang kerap sering
kali terjadi di lingkungan STT HKBP P. Siantar adalah maslah yang belum tuntas,
apalagi mengingat kejadian ini kita sebagai penghuni STT HKBP P. Siantar kurang
serius untuk menanganinya. Untuk itu dengan makalah ini kita terbantu dan sudah
seharusnya sadar akan pentingnya kerjasama dalam mengatasi pencurian yang
tampak jelas di STT HKBP P. Siantar walaupun terkadang kita menutupinya, namun
tidak ada artinya jika kita menutupinya karena ini akan memperbanyak pencurian
bahkan pencurianpun semakin merajalela dalam kehidupan di lingkungan STT HKBP
P. Siantar. Kerja sama UKM Keamanan dengan Security STT HKBP tidak cukup, tapi
harus ada kerjasama antara mahasiswa/i, dan Dosen STT HKBP P. Siantar.
3.2.SARAN
Untuk menghentikan pencurian di lingkungan STT HKBP
P.SIANTAR, ada beberapa usulan tindakan yang dapat dilakukan ;
a) Pertama buat sebuah sistem
keamanan yang terdiri dari beberapa elemen-elemen yang saling berhubungan dan
membutukan satu sama lainya seperti, serangkaian peraturan yang dapat mendukung
kinerja sebuah program aplikasi pendeteksi yang bertujuan untuk menanggulangi
masalah pencurian serta bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di
lingkungan STT HKBP P.SIANTAR.
b) Elemen pertama yang dibutuhkan adalah sebuah program aplikasi yang berfungsi untuk mengeindetifikasi seseorang
apakah ia termasuk anggota STT HKBP P.SIANTAR ataukah bukan, yaitu dengan
menggunakan sidik jari sebagai tanda pengenal. Program aplikasi ini diletakkan
di depan gerbang atau post security
tempat keluar-masuknya orang-orang. Lalu dengan membuat sebuah peraturan yang
mewajibkan mereka yang hendak masuk ke areal kampus untuk memberikan identitas
pengenal sebelum masuk. Identitas diberikan dengan cara menempelkan sidik jari
pada tombol program aplikasi yang dibuat.
c) Pihak departemen keamanan harus mengetahui maksud
dan tujuan dibuatnya sistem ini, agar mereka mampu bekerja sesuai yang diharapkan.
Komentar