Yerobeam
Nama Erwin H. Manurung
NIM 08.2328
Mata Kuliah Sejarah Israel
Yerobeam
I. Riwayat Hidup
Sebelum kita meninjau sejarah perjalanan kehidupan Yerobeam sampai kejayaannya terlebih dahulu ada kalanya kita mengetahui asal- usulnya. Siapakah Yerobeam?, Yerobeam adalah anak Nebat seorang pemuda Efraim yang berasal dari keluarga sederhana ( Ibunya seorang janda ), Sedangkan arti namanya mungkin adalah umat itu bertambah- tambah ‘atau’ Semoga ia berperang bagi umat; maksutnya menentang penindasan Rehabeam. Yerobeam mula- mula diangkat Salomo menjadi pengawas pekerja suku-suku utara. Yerobeam sangat membenci Salomo dia berusaha untuk memberontak dan ingin memimpin kesepuluh suku utara dia tidak senang dengan kebijakan- kebijakan Salomo yang keras. Namun Salomo mengetahui semuanya itu lalu dia pergi lari ke Mesir untuk menghindari murka Salomo, dia kembali ke Israel dan memimpin bangsa Israel.
II. Zaman masuknya Yerobeam
Sesudah kematian Salomo terjadilah perpecahan Israel Raya.Israel dibagi
menjadi 2 yaitu, Israel Utara dan Israel Selatan.Perpecahan Israel Raya ini diakibatkan karena
perkelahian antara Yerobeam dengan Rehabeam. Suku-suku Israel Utara membelah Yerobeam
dari pada Rehabeam.karena dulu Rehabeam ketika menjadi raja pengganti Salomo tidaklah bijak
di dalam memimpin rakyatnya, rakyat banyak menderita. Mula- mula Yerobeam muncul dengan
tiba-tiba seperti bintang yang gemerlap saat utara memerlukan raja yang bijaksana untuk
memimpin kesepuluh suku utara,dan nabi Ahia pun mendukung rencana yorebeam itu sehingga
suku –suku disrael pun ikut mendukungnya, karena bangsa Israel beranggapan kalau nabi sendiri
yang memilih raja, itu berarti raja itu adalah pilihan Allah.(1 raj12,1-24:14,21-31).
Yorebeam menjadi Raja Israel yang pertamaketika mengalahkan rehabeam(Kr 931-910 SM).
Yorebeam adalah pemuda yang sangat cerdik dia dapat memutuskan hubungan Israel utara
dengan Israel selatan.dan dia juga dapat mempengaruhi membawa kedamain nantinya bagi rakyat
Israel
III. Jalannya Pemerintahan
Sistem pemerintahan yang dipakai di kerajaan Israel pun berbeda dari yang dipakai di kerajaan Yehuda.Yehuda tetap setia kepada dinasti Daut dan selalu diperintah oleh keturunan Daut sampai pada kehancurannya. Memang ada beberapa tahun di mana Yehuda di perintah oleh ratu Atalia yang bukan dari dinasti Daud. Tapi selain itu seluruh masa hidup Yehuda ada di bawah pemerintahan keturunan Daut. Sebaliknya sistem pemilihan raja yang dilakukan oleh kerajaan Israel terhadap Yerobeam, agaknya mengandung usaha untuk mengendalikan kedudukan raja pada kedudukan yang sebenarnya. Kedudukan yang sebenarnya adalah bahwa tahta kerajaan hanya harus diberikan kepada tokoh yang cocok, dan bukan diwariskan kepada keturunan raja-raja terdahulu. Dalam pelaksanaannya, masih kurang jelas apakah Israel Utara menganggap raja mereka sebagai pilihan rakyat atau sebagai piligan Allah.Dalam cerita-cerita Alkitap mengenai kerajaan Israel terdapat keterangan bahwa kadang-kadang anggapan yang pertama yang berlaku, tapi kadang-kadang jugaanggapan yang kedua. Dan dalam kenyataannya tidak ada seorang raja Israel yang memegangi anggapan-anggapan tersebut secara tegas dan konsekuen. Banyak raja Israel yang mencoba mendirikan dinasti. Ada yang berhasil seperti Omri dan Yehu, tapi banyak yang tidak. Secara keseluruhan kerajaan Israel tak pernah diperintah oleh satu dinasti, bahkan ada raja sama sekali gagal untuk mendirikan dinasti. Hal itu berarti bahwa sistem dinasti tak pernah diterima secara penuh di kerajaan Israel. Akibatnya ialah bahwa kerajaan Israel tidak pernah stabil. Ada 19 orang raja yang memerintah kerajaan Israel sepanjang sejarahnya yang kurang lebih dua abad itu. Namun delapan di antara raja- raja tersebut menduduki tahtanya dengan terlebih dahulu membunuh raja-raja yang dingantikannya.Sama seperti Daut, maka Yerobeam( 922-901) melakukan perubahan-perubahan tertentu dalam bidang keagamaan dalam rangka memperkuat kedudukannya ( 1 Raja- 12: 26-33). Meskipun pada waktu itu ada pertentangan politis antara Israel dan Yehuda, masi banyak orang- orang Israel melakukan perjalanan tahunan ke bait Allah di Yerusalem. Hal itu tidak menyenangkan Yerobeam. Dalam rangka usaha mengurangi atau bahkan membendung perjalanan tahunan tersebut Yerobeam mendirikan dua buah pusat ibadah kerajaan Betel dan Dan. Di dua kota itu Allah Israel sebenarnya telah disembah sejak jaman nenek moyang. Namun kedua pusat ibadah kerajaan itu merupakan saingan dari bait Allah di Yerusalem. Sebagai pengganti tabut perjanjian, Yerobeam menempatkan patung lembu emas. Maksud semula dari penempatan patung lembu emas itu adalah untuk membantu penyelenggaraan ibadah kepada Allah. Jadi maksud semulanya adalah sama dengan maksud tabut perjanjian Allah di Yerusalem. Tapi pada waktu kemudian semuanya berubah, sehingga dengan patung tersebut makin suburlah penyembahan kepada dewa/ dewi Kanaan . Dengan patung itu orang Israel tidak lagi menyembah Allah, melainkan menyembah dewa/dewi Kanaan ( Hos 8: 5-6;10-5;13-2). Pada waktu itu di seluruh Timur Tengah tidak ada satupun penguasa raksasa. Jadi keadaannya memang sangat menguntungkan negara-negara kecil yang mau merdeka. Israel dan Yehuda termasuk yang menikmati keuntungan itu. Memang ada usaha dari kerajaan Mesir untuk mengembalikan kuasanya di Kanaan dan Siria. Beberapa tahun setelah kerajaan Israel Raya pecah, Firaun Shishak berhasil merebut sebagian wilayah Israel dan sebagian wilayah Yehuda ( 1 Raj 14: 25-26). Tapi keberhasilan itu kecil saja, dan tak membawa pengaruh yang luas. Boleh dikatakan kekuasan Mesir pada waktu itu sangat lemah dan tak berarti untuk seluruh Timur Tengah.
IV. Situasi Historis
Situasi histories Israel ini dapat dilihat dari beberapa segi yaitu :
A. Historis dari Segi Sosial
Dari beberapa Raja yang memimpin bangsa Israel dan Yehuda mulai dari Saul sampai Yorebeam banyak kehidupan anatara rakyat dan raja yang saling bertentangan, karena rakyat selalu ditekan .suku –suku Israel sebenarnya menginginkan raja yang bijaksana dan yang adil dengan penuh kasih. Tetapi kenyataanya raja yang diimpikan itu tidak terwujud. Contohnya kita mengangkat dari kerajaan Daud terlebih dahulu: kerajaan Daud hancur karena dia membangun dasar kekuasanya dengan bala tentara dan dia juga menaglukan kota Yerusalem sebagai tempat kedudukanya. Ia juga melakukan perang parluasan dearah dan memerintah orang lain dengan menyuruhnya agar rakyat membayar upeti kepada Daud. Sedangkan Salomo dia mengembangkan kerajaan yang saklar dengan mengikuti model timur kuno. Ia membangun tentara yang kuat dan modern. Tetapi, karena pada waktu itu pajak tidak bisa disahkan hanya sebagai sarana untuk mendukun tentara saja, maka raja itu lebih baik digunakan untuk membangun tempat ibadah Negara.Dengan dibangunnya tempat ibadah itu maka sangat membutuhkan biaya yang cukup banyak ,karena pada waktu itu untuk membangun tempat ibadah itu kayu-kayu untuk membangun tempat itu adalah di impor dari Titus.Bukan itu saja kebutuhan istri-istri salomo juga menjadi beban bagi rakyat sehingga rakyat banyak yang menderita karena pajak yang terlalu tinggi. Sedangkan Rehabeam pada saat sistim kerajaanya dia selalu mengikuti perkataan kaum muda yang belum berpengalaman daripada kaum tua yang sudah berpengalaman. sehingga pajak pun tidak diturunkan. Sehingga banyak rakayat banyak kecewa melihat Rehabeam. Sedangkan Yorebeam tidak dapat bertahan karena dia juga gagal didalam memimpin bangsa Israel karena dia sudah melanggar bait suci dengan membangun kuil dengan didirikanya patung lembu . sehingga rakyatpun banyak kecewa melihatnya.Dengan ini kehidupan sosial antara raja tidak dapat bersatu dengan rakyat.
B. Sejarah dari segi Politik
Sejarahn politik Israel pada tahun 922-587 SM,merupakan sejarah kemunduran yang pesat .periode ini dimulai dari suku–suku Israel utara dan Israel selatan yang memisahkan diri karena perpecahan Israel yang diakibatkan raja Yerobeam dan Rehabeam saat berperang merebut kekuasaan di Sikhem.pada tahun 922-915SM raja rehabeam memerinah kan kerajaan Israel raya menggantikan salomo ayahnya. Tetapi suku-suku utara tidak mematuhinya karena mereka daendam kepada sistim kerajaan itu sejak pemerintahan Daud dan Salomo yang tidak memikirkan kehidupan rayat dengan dinaikannya pajak dan Rehabeam belum juga menurunkannya, oleh karena itulah Yerobeam memanfaatkan kesempatan itu sebagai momen untuk menghasut suku –suku utara sehingga dia pun dipilih menjadai Raja dengan dukungan nabi Ahia . sebenarnya nabi Ahia mendukung dia karena nabi Ahi juga tidak suka dengan pemerintahan Rehabeam.disamping itu kita juga dapat bentuk politik yang dilakukan Yerobeam , dia lari ke mesir karena di takut akan murka salomo padahal dia tahu bahwa Israel adalah musuh mesir yang bersuku Filistin. Sebenarnya Yerobeam masih mengasihi suku –suku Israel .dan itulah Yerobeam kembali ke Israel setelah mendengar kematian Salomo .dia malah berpihak kepada Israel sehingga dimata bangsa Filistin Yerobeam adalah penghianat tetapi, dimata orang Israel suku-suku utara Yorebeam adalah pahalawan. Karena Yorebeam jugalah yang akan mengalah kan bangsa Filistin.Yorebeam dapat mengalahkan bangsa Filistin karena dia sudah tahu kekuatan dan kelemahan bansa Filistin itu. Ini adalah sejara yang pertama kali Israel dapat menaklukan bangsa Filistin karena belum ada Raja Israel yang dapat mengalah Filistin karena bangsa Filistin adalah suku bangsa yang sangat kuat.Dari segi politik juga bahwa yerobeam sudah memperbanyak dan memperluas ke budayaan dilanggar Tuhan . Sehingga Israel utara menjadi suatu wilayah yang sangat cepat hancur, dibandingkan dengan Israel selatan. Akibat sinkritisme yang sudah sangat marak di Israel selatan.
C. Sejarah dari segi Agama
Sesudah perpecahan, kedua kerajaan kecil itu, Israel dan Yehuda, menjadi lemah sekali. Wilayah-wilayah yang tadinya digabungkan dengan kerajaan Salomo, termasuk kota-kota Filistin dan negara-negara kecil di seberang Yordan pun, merebut kemerdekaannya kembali. Dalam sejarah Israel perpecahan itu membawa akibat penting, dengan demikian pengaruh Yerusalem berkurang, walaupun pimpinan kota selalu mendesak kota Yerusalem tetap merupakan ibukota kebangsaan dan kota kudus. Terutama raja Yerobeam I sengaja berusaha mengurangi pengaruh Yerusalem, dengan mengembangkan dua kuil kuno di Israel Utara menjadi kuil- kuil kenegaraan, yaitu Betel di perbatasan selatan dan Dan di perbatasan utara. Yang lebih penting lagi dalam hal ini ialah Raja Yerobeam I menaruh patung lembu di kuil Betel dan Dan sebagai simbol Yahwe (1 Raj 12: 28). Dengan demikian, dia memberi angin kepada gerakan sinkretisme.
a. Arti simbol lembu
Kitab raja-raja 12:28 yang senada dengan keluaran 32:28, sebaiknya ditrejemahkan dengan:
“inilah Allahmu yang mengantar kamu keluar darin mesir “.sehingga ayat-ayat tersebut cukup membuktikan bahwa yorebeam
Memaksudkan patung-patung lembu itu didirikan sebagai lambang Yahwe( bukan sebagai patung Yahwe karena memang
Yahwe selalu diartikan sebagai bentuk antropomormorphis). Patung lembu itu memungkin dipilih Yorebeam mungkin karena merupakan suatu penghubung dengan agama para patriak, yaitu agama “Yahwist”. Agama tersebut berbakti kepada “Abir Yakub”, yang dengan menggunakan suatu lambang mungkin merupakan suatu bentuk lembu .jadi, tidak mengherankan bahwa patung lembu itu didirikan di Betel, mengingat betel adalah kota Yakub. Yerusalem mempunyai tabut, yaitu lambang suci dari periode padang gurun, didalam bait Yerusalem. Sedangkan dengan menggunakan lambang lembu,Yorebeam menghidupkan kembali simbolik yang lebih kono lagi daripada yang ada di Yerusalem. Dengan menggunakan simbol dan zaman patriak,dan bermaksud membuat kultus Yahweh yang lebih khidmat di Betel daripada kultus di yerusalem karena yerobeam juga termasuk pembela kultus Yahweh. Ingat bahwa Yerobeam ditunjukan menjadi raja oleh seorang nabi dari Silo (1 Raja. 11) dan anaknya bernama Abia (“Ya[hwe]adalah bapaku”, 1Raj14:1). Perlu dicatat juga bahwa lembu tidak hanya merupakan simbol Baa, tetapi dapat melambangkan berbagai ilah. Ternyata “Abir Yakub “ yang dihormati di Betel oleh suku Israel pada Zaman awal, mula-mula mrerupakan simbol lambang (EL), bahkan El sering disebut “lembu jantan” didunia ugarit. Tetapi, didaerah semit Barat biasanya ilah badia dan kesuburanlah yang digambarkan sebagai lembu. Jadi, kemungkinan besar bahwa pada periode kemudian lembu itu menjadi khusus simbolik untuk Baal.
b. Simbol lembu mengakibatkan sinkritisme
Itu berati bahwa zaman Yerobeam, penggunaan simbolik lembu itu agak menyamarkan perbedaan antara Yahwe dengan Baal .dia, ingin supaya umatnya tetap beribadat kepada yahweh,Allah penyelamat yang telah menyelamatkan mereka dri mesir, tetapi dalam paktiknya kebijakan yerobeam itu Justru membawa Sinkritisame.
Patung lembu didirikan bukan hanya di betel, melainkan juga di Dan, dan penggunaanya sebagai simbol makin besar menyebar dikerajaan utara menurut Hosea 8:4 dan seterusnya , bentuk kultus tampak di samaria adalah kota kerajaan korban-korban dipersembahkan dihadapan lembu Samaria bahkan lembu dicium karena merupakan simbol keilahian.
c. Pelawanan terhadap simbol lembu
Jelas bahwa banyak orang memperotes kultus lembu tersebut ( bnd.Raj. 13dyb, yang menyinggung adanya kutukan yang diucapkan atas mezbah Betel; Hos;13;2, 2 Raj. 23;15 dyb ). Para nabi segera menentang kultus lembu itu. Kita boleh menduga bahwa utra , yang setia kepada Yahweh, masih mengakui jerusalem sebagai pusat ziarah, walaupun sebagain besar mempertahankan kultusnya diGilgal atau di kuil –kuil lain, sampai sinkritisme mmengambil ahli distu juga.
V. Prestasi Yerobeam
Yerobeam dapat mengalahkan Rehabeam di Sikhem dan akhirnya dia menjadi Raja.
Di waktu Yerobeam menjadi raja di Israel utara pertama-tama dia berperang melawan Rehabeam untuk mengambil
Ahli menjadi raja. Ini dilakukan dengan cara mengumpulkan pemuda suku utara .
Yerobeam saat menjadi raja berhasil menurunkan pajak karena pada saat itu rakyat banyak menderita karena pajak yang terlalu tinggi.
Di saat Yerobeam menjadi raja dia berhasil menurunkan pajak yang selama itu banyak membuatr rakyat menderita. Memang Yerobeam adlah sangat cerdik dan pintar didalam mempengaruhi rakyat dengan cara menurunkakn pajak .
Yerobem dapat mengalahkan suku Filistin (Mesir) karana belum ada bangsa yang dapat mengalahkan mereka. Kita tahun pada saat dinasti Daud belum ada yang dapat mengalahkan bangsa filistin. Memang pernah sewaktu kerajaan Salamo, Salomo menyerang bangsa filistin dan dia berhasil mengusir mundur bangsa filistin tapi kenyataanya bangsa filistin itu kembali lagi dan menyerang kembali bangsa itu sehingga bangsa Israel tetap menjadi budak Mesir dan inilah yang membuat bangsa mendeita. Dan akhirnya Yerobeam saat menjadi raja dia berhasil mengalahkan bansa filistin.
VI. Kesimpulan
Tidak ada raja yang dapat bertahan didalam kerajaan Israel. Semua hanya sementara saja menjadi raja karena mereka tidak pernah memahami keadaan kehidupan bangsa itu. Sebenarnya rakyat itu hanya mengiginkan raja yang bijaksana dan yang adil. Dan raja itu, harus memikirkan kehidapan mereka baik didalam bidang ekonomi, budaya, politik dan agama serta kehidupan sosial mereka. Yerobem akhirnya dia dibenci oleh nabi Ahia karena sudah melanggar bait suci . yorebeam meninggal lalu dia digantikan oleh anaknya. Sinkritisme itu belum juga dapat dimusanahkan. Yerobeam adalah tokoh yang dianggap rakyat Yehuda sebagi tokoh yang baik namun dia justru menjadi yang sangat menjijikan ketika dia mendirikan bait suci . Yerobem adalah raja yang cerdik , dan dia sangat hebat didalam perperangan. Dia juga berhasil memperluas wilayahnya sama seperti yang dilakukan Salomo.
NIM 08.2328
Mata Kuliah Sejarah Israel
Yerobeam
I. Riwayat Hidup
Sebelum kita meninjau sejarah perjalanan kehidupan Yerobeam sampai kejayaannya terlebih dahulu ada kalanya kita mengetahui asal- usulnya. Siapakah Yerobeam?, Yerobeam adalah anak Nebat seorang pemuda Efraim yang berasal dari keluarga sederhana ( Ibunya seorang janda ), Sedangkan arti namanya mungkin adalah umat itu bertambah- tambah ‘atau’ Semoga ia berperang bagi umat; maksutnya menentang penindasan Rehabeam. Yerobeam mula- mula diangkat Salomo menjadi pengawas pekerja suku-suku utara. Yerobeam sangat membenci Salomo dia berusaha untuk memberontak dan ingin memimpin kesepuluh suku utara dia tidak senang dengan kebijakan- kebijakan Salomo yang keras. Namun Salomo mengetahui semuanya itu lalu dia pergi lari ke Mesir untuk menghindari murka Salomo, dia kembali ke Israel dan memimpin bangsa Israel.
II. Zaman masuknya Yerobeam
Sesudah kematian Salomo terjadilah perpecahan Israel Raya.Israel dibagi
menjadi 2 yaitu, Israel Utara dan Israel Selatan.Perpecahan Israel Raya ini diakibatkan karena
perkelahian antara Yerobeam dengan Rehabeam. Suku-suku Israel Utara membelah Yerobeam
dari pada Rehabeam.karena dulu Rehabeam ketika menjadi raja pengganti Salomo tidaklah bijak
di dalam memimpin rakyatnya, rakyat banyak menderita. Mula- mula Yerobeam muncul dengan
tiba-tiba seperti bintang yang gemerlap saat utara memerlukan raja yang bijaksana untuk
memimpin kesepuluh suku utara,dan nabi Ahia pun mendukung rencana yorebeam itu sehingga
suku –suku disrael pun ikut mendukungnya, karena bangsa Israel beranggapan kalau nabi sendiri
yang memilih raja, itu berarti raja itu adalah pilihan Allah.(1 raj12,1-24:14,21-31).
Yorebeam menjadi Raja Israel yang pertamaketika mengalahkan rehabeam(Kr 931-910 SM).
Yorebeam adalah pemuda yang sangat cerdik dia dapat memutuskan hubungan Israel utara
dengan Israel selatan.dan dia juga dapat mempengaruhi membawa kedamain nantinya bagi rakyat
Israel
III. Jalannya Pemerintahan
Sistem pemerintahan yang dipakai di kerajaan Israel pun berbeda dari yang dipakai di kerajaan Yehuda.Yehuda tetap setia kepada dinasti Daut dan selalu diperintah oleh keturunan Daut sampai pada kehancurannya. Memang ada beberapa tahun di mana Yehuda di perintah oleh ratu Atalia yang bukan dari dinasti Daud. Tapi selain itu seluruh masa hidup Yehuda ada di bawah pemerintahan keturunan Daut. Sebaliknya sistem pemilihan raja yang dilakukan oleh kerajaan Israel terhadap Yerobeam, agaknya mengandung usaha untuk mengendalikan kedudukan raja pada kedudukan yang sebenarnya. Kedudukan yang sebenarnya adalah bahwa tahta kerajaan hanya harus diberikan kepada tokoh yang cocok, dan bukan diwariskan kepada keturunan raja-raja terdahulu. Dalam pelaksanaannya, masih kurang jelas apakah Israel Utara menganggap raja mereka sebagai pilihan rakyat atau sebagai piligan Allah.Dalam cerita-cerita Alkitap mengenai kerajaan Israel terdapat keterangan bahwa kadang-kadang anggapan yang pertama yang berlaku, tapi kadang-kadang jugaanggapan yang kedua. Dan dalam kenyataannya tidak ada seorang raja Israel yang memegangi anggapan-anggapan tersebut secara tegas dan konsekuen. Banyak raja Israel yang mencoba mendirikan dinasti. Ada yang berhasil seperti Omri dan Yehu, tapi banyak yang tidak. Secara keseluruhan kerajaan Israel tak pernah diperintah oleh satu dinasti, bahkan ada raja sama sekali gagal untuk mendirikan dinasti. Hal itu berarti bahwa sistem dinasti tak pernah diterima secara penuh di kerajaan Israel. Akibatnya ialah bahwa kerajaan Israel tidak pernah stabil. Ada 19 orang raja yang memerintah kerajaan Israel sepanjang sejarahnya yang kurang lebih dua abad itu. Namun delapan di antara raja- raja tersebut menduduki tahtanya dengan terlebih dahulu membunuh raja-raja yang dingantikannya.Sama seperti Daut, maka Yerobeam( 922-901) melakukan perubahan-perubahan tertentu dalam bidang keagamaan dalam rangka memperkuat kedudukannya ( 1 Raja- 12: 26-33). Meskipun pada waktu itu ada pertentangan politis antara Israel dan Yehuda, masi banyak orang- orang Israel melakukan perjalanan tahunan ke bait Allah di Yerusalem. Hal itu tidak menyenangkan Yerobeam. Dalam rangka usaha mengurangi atau bahkan membendung perjalanan tahunan tersebut Yerobeam mendirikan dua buah pusat ibadah kerajaan Betel dan Dan. Di dua kota itu Allah Israel sebenarnya telah disembah sejak jaman nenek moyang. Namun kedua pusat ibadah kerajaan itu merupakan saingan dari bait Allah di Yerusalem. Sebagai pengganti tabut perjanjian, Yerobeam menempatkan patung lembu emas. Maksud semula dari penempatan patung lembu emas itu adalah untuk membantu penyelenggaraan ibadah kepada Allah. Jadi maksud semulanya adalah sama dengan maksud tabut perjanjian Allah di Yerusalem. Tapi pada waktu kemudian semuanya berubah, sehingga dengan patung tersebut makin suburlah penyembahan kepada dewa/ dewi Kanaan . Dengan patung itu orang Israel tidak lagi menyembah Allah, melainkan menyembah dewa/dewi Kanaan ( Hos 8: 5-6;10-5;13-2). Pada waktu itu di seluruh Timur Tengah tidak ada satupun penguasa raksasa. Jadi keadaannya memang sangat menguntungkan negara-negara kecil yang mau merdeka. Israel dan Yehuda termasuk yang menikmati keuntungan itu. Memang ada usaha dari kerajaan Mesir untuk mengembalikan kuasanya di Kanaan dan Siria. Beberapa tahun setelah kerajaan Israel Raya pecah, Firaun Shishak berhasil merebut sebagian wilayah Israel dan sebagian wilayah Yehuda ( 1 Raj 14: 25-26). Tapi keberhasilan itu kecil saja, dan tak membawa pengaruh yang luas. Boleh dikatakan kekuasan Mesir pada waktu itu sangat lemah dan tak berarti untuk seluruh Timur Tengah.
IV. Situasi Historis
Situasi histories Israel ini dapat dilihat dari beberapa segi yaitu :
A. Historis dari Segi Sosial
Dari beberapa Raja yang memimpin bangsa Israel dan Yehuda mulai dari Saul sampai Yorebeam banyak kehidupan anatara rakyat dan raja yang saling bertentangan, karena rakyat selalu ditekan .suku –suku Israel sebenarnya menginginkan raja yang bijaksana dan yang adil dengan penuh kasih. Tetapi kenyataanya raja yang diimpikan itu tidak terwujud. Contohnya kita mengangkat dari kerajaan Daud terlebih dahulu: kerajaan Daud hancur karena dia membangun dasar kekuasanya dengan bala tentara dan dia juga menaglukan kota Yerusalem sebagai tempat kedudukanya. Ia juga melakukan perang parluasan dearah dan memerintah orang lain dengan menyuruhnya agar rakyat membayar upeti kepada Daud. Sedangkan Salomo dia mengembangkan kerajaan yang saklar dengan mengikuti model timur kuno. Ia membangun tentara yang kuat dan modern. Tetapi, karena pada waktu itu pajak tidak bisa disahkan hanya sebagai sarana untuk mendukun tentara saja, maka raja itu lebih baik digunakan untuk membangun tempat ibadah Negara.Dengan dibangunnya tempat ibadah itu maka sangat membutuhkan biaya yang cukup banyak ,karena pada waktu itu untuk membangun tempat ibadah itu kayu-kayu untuk membangun tempat itu adalah di impor dari Titus.Bukan itu saja kebutuhan istri-istri salomo juga menjadi beban bagi rakyat sehingga rakyat banyak yang menderita karena pajak yang terlalu tinggi. Sedangkan Rehabeam pada saat sistim kerajaanya dia selalu mengikuti perkataan kaum muda yang belum berpengalaman daripada kaum tua yang sudah berpengalaman. sehingga pajak pun tidak diturunkan. Sehingga banyak rakayat banyak kecewa melihat Rehabeam. Sedangkan Yorebeam tidak dapat bertahan karena dia juga gagal didalam memimpin bangsa Israel karena dia sudah melanggar bait suci dengan membangun kuil dengan didirikanya patung lembu . sehingga rakyatpun banyak kecewa melihatnya.Dengan ini kehidupan sosial antara raja tidak dapat bersatu dengan rakyat.
B. Sejarah dari segi Politik
Sejarahn politik Israel pada tahun 922-587 SM,merupakan sejarah kemunduran yang pesat .periode ini dimulai dari suku–suku Israel utara dan Israel selatan yang memisahkan diri karena perpecahan Israel yang diakibatkan raja Yerobeam dan Rehabeam saat berperang merebut kekuasaan di Sikhem.pada tahun 922-915SM raja rehabeam memerinah kan kerajaan Israel raya menggantikan salomo ayahnya. Tetapi suku-suku utara tidak mematuhinya karena mereka daendam kepada sistim kerajaan itu sejak pemerintahan Daud dan Salomo yang tidak memikirkan kehidupan rayat dengan dinaikannya pajak dan Rehabeam belum juga menurunkannya, oleh karena itulah Yerobeam memanfaatkan kesempatan itu sebagai momen untuk menghasut suku –suku utara sehingga dia pun dipilih menjadai Raja dengan dukungan nabi Ahia . sebenarnya nabi Ahia mendukung dia karena nabi Ahi juga tidak suka dengan pemerintahan Rehabeam.disamping itu kita juga dapat bentuk politik yang dilakukan Yerobeam , dia lari ke mesir karena di takut akan murka salomo padahal dia tahu bahwa Israel adalah musuh mesir yang bersuku Filistin. Sebenarnya Yerobeam masih mengasihi suku –suku Israel .dan itulah Yerobeam kembali ke Israel setelah mendengar kematian Salomo .dia malah berpihak kepada Israel sehingga dimata bangsa Filistin Yerobeam adalah penghianat tetapi, dimata orang Israel suku-suku utara Yorebeam adalah pahalawan. Karena Yorebeam jugalah yang akan mengalah kan bangsa Filistin.Yorebeam dapat mengalahkan bangsa Filistin karena dia sudah tahu kekuatan dan kelemahan bansa Filistin itu. Ini adalah sejara yang pertama kali Israel dapat menaklukan bangsa Filistin karena belum ada Raja Israel yang dapat mengalah Filistin karena bangsa Filistin adalah suku bangsa yang sangat kuat.Dari segi politik juga bahwa yerobeam sudah memperbanyak dan memperluas ke budayaan dilanggar Tuhan . Sehingga Israel utara menjadi suatu wilayah yang sangat cepat hancur, dibandingkan dengan Israel selatan. Akibat sinkritisme yang sudah sangat marak di Israel selatan.
C. Sejarah dari segi Agama
Sesudah perpecahan, kedua kerajaan kecil itu, Israel dan Yehuda, menjadi lemah sekali. Wilayah-wilayah yang tadinya digabungkan dengan kerajaan Salomo, termasuk kota-kota Filistin dan negara-negara kecil di seberang Yordan pun, merebut kemerdekaannya kembali. Dalam sejarah Israel perpecahan itu membawa akibat penting, dengan demikian pengaruh Yerusalem berkurang, walaupun pimpinan kota selalu mendesak kota Yerusalem tetap merupakan ibukota kebangsaan dan kota kudus. Terutama raja Yerobeam I sengaja berusaha mengurangi pengaruh Yerusalem, dengan mengembangkan dua kuil kuno di Israel Utara menjadi kuil- kuil kenegaraan, yaitu Betel di perbatasan selatan dan Dan di perbatasan utara. Yang lebih penting lagi dalam hal ini ialah Raja Yerobeam I menaruh patung lembu di kuil Betel dan Dan sebagai simbol Yahwe (1 Raj 12: 28). Dengan demikian, dia memberi angin kepada gerakan sinkretisme.
a. Arti simbol lembu
Kitab raja-raja 12:28 yang senada dengan keluaran 32:28, sebaiknya ditrejemahkan dengan:
“inilah Allahmu yang mengantar kamu keluar darin mesir “.sehingga ayat-ayat tersebut cukup membuktikan bahwa yorebeam
Memaksudkan patung-patung lembu itu didirikan sebagai lambang Yahwe( bukan sebagai patung Yahwe karena memang
Yahwe selalu diartikan sebagai bentuk antropomormorphis). Patung lembu itu memungkin dipilih Yorebeam mungkin karena merupakan suatu penghubung dengan agama para patriak, yaitu agama “Yahwist”. Agama tersebut berbakti kepada “Abir Yakub”, yang dengan menggunakan suatu lambang mungkin merupakan suatu bentuk lembu .jadi, tidak mengherankan bahwa patung lembu itu didirikan di Betel, mengingat betel adalah kota Yakub. Yerusalem mempunyai tabut, yaitu lambang suci dari periode padang gurun, didalam bait Yerusalem. Sedangkan dengan menggunakan lambang lembu,Yorebeam menghidupkan kembali simbolik yang lebih kono lagi daripada yang ada di Yerusalem. Dengan menggunakan simbol dan zaman patriak,dan bermaksud membuat kultus Yahweh yang lebih khidmat di Betel daripada kultus di yerusalem karena yerobeam juga termasuk pembela kultus Yahweh. Ingat bahwa Yerobeam ditunjukan menjadi raja oleh seorang nabi dari Silo (1 Raja. 11) dan anaknya bernama Abia (“Ya[hwe]adalah bapaku”, 1Raj14:1). Perlu dicatat juga bahwa lembu tidak hanya merupakan simbol Baa, tetapi dapat melambangkan berbagai ilah. Ternyata “Abir Yakub “ yang dihormati di Betel oleh suku Israel pada Zaman awal, mula-mula mrerupakan simbol lambang (EL), bahkan El sering disebut “lembu jantan” didunia ugarit. Tetapi, didaerah semit Barat biasanya ilah badia dan kesuburanlah yang digambarkan sebagai lembu. Jadi, kemungkinan besar bahwa pada periode kemudian lembu itu menjadi khusus simbolik untuk Baal.
b. Simbol lembu mengakibatkan sinkritisme
Itu berati bahwa zaman Yerobeam, penggunaan simbolik lembu itu agak menyamarkan perbedaan antara Yahwe dengan Baal .dia, ingin supaya umatnya tetap beribadat kepada yahweh,Allah penyelamat yang telah menyelamatkan mereka dri mesir, tetapi dalam paktiknya kebijakan yerobeam itu Justru membawa Sinkritisame.
Patung lembu didirikan bukan hanya di betel, melainkan juga di Dan, dan penggunaanya sebagai simbol makin besar menyebar dikerajaan utara menurut Hosea 8:4 dan seterusnya , bentuk kultus tampak di samaria adalah kota kerajaan korban-korban dipersembahkan dihadapan lembu Samaria bahkan lembu dicium karena merupakan simbol keilahian.
c. Pelawanan terhadap simbol lembu
Jelas bahwa banyak orang memperotes kultus lembu tersebut ( bnd.Raj. 13dyb, yang menyinggung adanya kutukan yang diucapkan atas mezbah Betel; Hos;13;2, 2 Raj. 23;15 dyb ). Para nabi segera menentang kultus lembu itu. Kita boleh menduga bahwa utra , yang setia kepada Yahweh, masih mengakui jerusalem sebagai pusat ziarah, walaupun sebagain besar mempertahankan kultusnya diGilgal atau di kuil –kuil lain, sampai sinkritisme mmengambil ahli distu juga.
V. Prestasi Yerobeam
Yerobeam dapat mengalahkan Rehabeam di Sikhem dan akhirnya dia menjadi Raja.
Di waktu Yerobeam menjadi raja di Israel utara pertama-tama dia berperang melawan Rehabeam untuk mengambil
Ahli menjadi raja. Ini dilakukan dengan cara mengumpulkan pemuda suku utara .
Yerobeam saat menjadi raja berhasil menurunkan pajak karena pada saat itu rakyat banyak menderita karena pajak yang terlalu tinggi.
Di saat Yerobeam menjadi raja dia berhasil menurunkan pajak yang selama itu banyak membuatr rakyat menderita. Memang Yerobeam adlah sangat cerdik dan pintar didalam mempengaruhi rakyat dengan cara menurunkakn pajak .
Yerobem dapat mengalahkan suku Filistin (Mesir) karana belum ada bangsa yang dapat mengalahkan mereka. Kita tahun pada saat dinasti Daud belum ada yang dapat mengalahkan bangsa filistin. Memang pernah sewaktu kerajaan Salamo, Salomo menyerang bangsa filistin dan dia berhasil mengusir mundur bangsa filistin tapi kenyataanya bangsa filistin itu kembali lagi dan menyerang kembali bangsa itu sehingga bangsa Israel tetap menjadi budak Mesir dan inilah yang membuat bangsa mendeita. Dan akhirnya Yerobeam saat menjadi raja dia berhasil mengalahkan bansa filistin.
VI. Kesimpulan
Tidak ada raja yang dapat bertahan didalam kerajaan Israel. Semua hanya sementara saja menjadi raja karena mereka tidak pernah memahami keadaan kehidupan bangsa itu. Sebenarnya rakyat itu hanya mengiginkan raja yang bijaksana dan yang adil. Dan raja itu, harus memikirkan kehidapan mereka baik didalam bidang ekonomi, budaya, politik dan agama serta kehidupan sosial mereka. Yerobem akhirnya dia dibenci oleh nabi Ahia karena sudah melanggar bait suci . yorebeam meninggal lalu dia digantikan oleh anaknya. Sinkritisme itu belum juga dapat dimusanahkan. Yerobeam adalah tokoh yang dianggap rakyat Yehuda sebagi tokoh yang baik namun dia justru menjadi yang sangat menjijikan ketika dia mendirikan bait suci . Yerobem adalah raja yang cerdik , dan dia sangat hebat didalam perperangan. Dia juga berhasil memperluas wilayahnya sama seperti yang dilakukan Salomo.
Komentar